Sabtu, 04 Maret 2017
Berhijab Sejak SD
BAGI sebagian orang berhijab menjadi suatu hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Namun tidak bagi Sulinda Nur Ramadhanti yang sudah berhijab sejak duduk di bangku SD. Bahkan, hal itu terus dilakukannya hingga dirinya saat ini menjadi PNS di Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta.
"Sejak SD, karena sekolahnya mewajibkan untuk berhijab," ucap warga Jalan Gajah Mada XXIII Jember ini.
Saat itu dirinya bersekolah di SD Al Baitul Amien Jember. Lalu, dia berhijan hingga sekarang.
"Sempat pengen lepas sih, tapi merasa sayang saja jadi lanjut berhijab hingga sekarang," sambung perempuan kelahiran Jayapura, 20 Maret 1992 ini. Beruntung, di tempat kerjanya menggunakan hijab tidak dipermasalahkan. Apalagi, berhijab wajib bagi para muslimah.
Di luar urusan hijab, alumnus FE Unej ini merasa cocok dengan pekerjaannya sekarang. Sebab, selain bekerja, dia bisa menyalurkan hobi travelling. Sebab, sejak awal dirinya memiliki mimpi bekerja sambil keliling Indonesia. "Dreams come true, pekerjaan saya membuat saya bisa melihat Indonesia dan semoga luar negeri," ucap Dhanti, panggilan akrabnya penuh harap.
Meskipun menjadi PNS di Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, dia tetap aktif di sejuml;ah kegiatan sosial di Jember. Meskipun berada di Jakarta, dirinya masih aktif di Jember Hijab Community (JHC). Termasuk, setiap akhir pekan ikut kegiatan JHC dan menyempatkan diri pulang ke Jember.
Dirinya mengaku senang dengan kegiatan di JHC karena banyak sekali kegiatan keagamaan dan sosial yang diadakan oleh JHC. Sehingga dirinya pun ingin mengkontribusikan diri ke JHC. Hal ini karena pedoman hidupnya yakni mengingat janji Allah.
"Siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolong kita. Siapa uyang menolong orang lain, Allah akan menolong kita," ucapnya. (ram/har)
Sumber : Jawa Pos Radar Jember, 27 Juli 2016
disalin oleh :(er)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar