Rima menjual makanan yang dia gemari sejak kecil.Perempuan yang tinggal di jalan KH Ahmad Sidiq Jember ini sangat gemar memakan teri balado dan abon tuna.
Jika Ingin Teri Balado,Pulang ke Banyuwangi
Apalagi,hasil masakan ibundanya."Seperti tak mau berhenti makan kalau sudah ada teri balado dengan abon tuna,"katanya.
Resep makanan ibundanya,diakuinya tidak ada duanya.Apalagi,resepnya turunan dari beberapa generasi di keluarganya.Sehingga,sekali ngidam makan teri balado dan abon tuna,dia harus pulang kampung ke Banyuwangi.
Tentu kondisi seperti merepotkannya.Sehingga suatu ketika dia pun meminta sang ibundanya mewarisi resep makanan andalan keluarga itu kepadanya.Belajar dan berlatih mempraktikkan resep makanan kegemarannya selalu dilakukan ibu tiga orang anak itu.Sehingga akhirnya,hasil karyanya diakui kelezatannya.
Merasa sudah mahir memasak teri balado dan abon tuna buatannya pun sudah dia lakukan.Tujuannya,supaya orang lain merasakan betapa lezatnya resep masakan keluarganya."Ya tentu selain itu untuk tambahan pemasukan uang keluarga,"katanya.
Dia optimis produknya mampu diterima pasar dengan baik.Sebab makanan kering yang dibuatnya,sangat cocok untuk pelengkap nasi yang instan namun tetap menyehatkan.Selain itu,tentu masa kadaluwarsanya cukup lama meski tanpa pengawet.
Istri Danial itu pun siap memasang lebel produk lokal Jember,meski makanan itu dibuat dari resep keluarganya di Banyuwangi.sebab,teri Baldo dan abon ikan tuna sudah disesuaikan dengan selera indah masyarakat Jember.(rul/c1/har)
Sumber:Jawa Pos Radar Jember 28 Juli 2016
Ditulis Kembali:AF

Tidak ada komentar:
Posting Komentar