Selasa, 14 Februari 2017

Demi Buah Hati



    NURIKA Santi Anggraini bersama suaminya, Yulian Pravidianto harus menunggu tiga tahun untuk bisa mendapatkan momongan. Perempuan kelahiran Banyuwangi 30 Desember 1986 itu mengaku, sudah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan momongan. Bukan hanya berobat ke satu tempat, banyak tempat sudah didatanganinya.


Sempatkan Waktu Bersama

    "Sempat meminta bantuan baik medis dan non medis," ucapnya, demi memnuhi mimpi mendapatkan anak. Termasuk juga spiritual untuk bisa hamil.
    Akhirnya setelah berjalan tiga tahun, perjuangan perempuan yang menjabat sebagai kepala Laboraturium Kebidanan Akbid dr Soebandi Jember ini membuahkan hasil. "Diberi rezeki hamil setelah kuliah D4 kebidanan," ucapnya penuh syukur.
    Bukannya hanya sulit hamil, Santi sempat merasakan bagaimana sulitnya persalinan dengan bertaruh nyawa. Dia sempat mengalami pendarahan saat menjalani proses persalinan. Untung saja, perjuangan itu bisa dilewatinya dengan baik. Santi, panggilan akrabnya, kini merasa kebahagiaan nya sangat lengkap dan sempurna.
    Bagaimana tidak, usai melahirkan Zafran NAuval Bara, anak pertamanya, pasangan ini kembali diberi momongan setahun kemudian dan diberi nama Audi Nova Kirana. Dua buah hati inilah yang kini menemani Santi dan keluarganya.
    Ditengah kesibukannya menjadi wanita karir, dia tidak menghilangkan perhatian penuh untuk perkembangan kedua buah hatinya itu. "Jika ada sedikit waktu akan saya gunakan untuk bersama dengan anak-anak," jelasnya (ram/c1/hdi)




Sumber : Jawa Pos - Radar Ijen 24 Juni 2016

Ditulis kembali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar