Sabtu, 18 Februari 2017

Positive Thinking


MENJADI seorang istri, seperti menjadi kewajiban untuk mendukung semua langkah suaminya. Sebab kesuksesan suami tidak lepas dari support sang istri. Begitu yang dilakukan Iffah Nurdian, istri ketua HIPMI Jember sekaligus Direktur TTN Agusta Jaka Purwana.


Ibu tiga orang anak itu seperti tidak pernah melarang kegiatan berbisnis suaminya. Apalagi sampai membatasinya. Sebab yang dia yakini, sang suami bekerja untuk kebaikan.

Selain kebaikan keluarga bsarnya, juga kebaikan bagi para karyawan dan mitra kerjanya. "Pekerjaan ini ibadah. Seorang istri wajib mendukungnya," tuturnya saat diwawancarai kemarin.

Perempuan yang juga cucu KH Ahmad Mursyid itu selalu diajarkan orang tuanya dr Nasim Fauzi, supaya selalu positive thinking kepada siapa pun, apalagi pada suami uang menjadi teman hidupnya. Sikap demikian dia yakini, bakal dibalas d4engan kejujuran sikap sang suami. Sehingga, saling percaya lakanya persahabatan, tercipta dalam suasana keluarganya.

Begitu pula dengan jabatan strategis suami. Baginya pantang mencampusi bisnis suami. Karena sejatinya, seorang suami dan istri memiliki peran yang berbeda dalam rumah tangga. "Suami pencari nafkah sekaligus Imam keluarga dan saya penanggung jawab semua teknis urusan keluarga," paparnya.

Meski demikian, dia juga tidak mau membebankan semua kebutuhan keluarganya pada suami. Apalagi persoalan kebutuhan tak terduga di luar rencana. Karenanya meski sibuk mengurus keluarga, perempuan kelahiran 9 November 1975 itu juga aktif menjadi seorang wirausaha. Kegiatannya membuat kue bersama ibu rumah tangga lainnya.

Pekerjaan yang dia tekuni, tentu tidak boleh mengganggu tanggung jawabnya menjadi ibu dan istri. Karena tugas utamanya, tetap harus mengurus keluarga seperti cita-citanya menjadi istri soleha. "Bisnis hobi, keluarga priority,"tuturnya. (rul/c1/hdi)

Sumber : Jawa Pos Radar Jember, 30 Juni 2016
disalin oleh : (er)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar