Walaupun baru mengenal dunia bulutangkis, namun impian Oka Sapta Morta tidak main-main. Dirinya memasang target cukup tinggi demi kesuksesan karirnya sebgai atlet, yaitu sampai ke Kudus untuk mengikuti audisi beasiswa bulutangkis tingkat nasional dan bergabung sebagai pemain nasional.
Keluarga dari Kalangan Olahragawan
Siswi kelas VII SMPN 6 Jember ini memang belum lama terjun di dunia olahraga. Baru sekitar dua tahun lalu Oka mulai berlatih bulutangkis secra intensif. "Sebelumnya hanya main biasa, tapi kemudian aktif di bulu tangkis secra serius sejak kelas 4 SD," tuturnya.
Meskipun masih baru, namun prestasinya tak bisa dipandang remeh. Bebrapa kali Oka tampil dengan membawa bendera Jember pada berbagai kota, mulai Pandaan, Tulungagung, hingga Kediri. Prestasi terbesarnya ketika mendapat juara kedua di perhelatan kejuaraan Bupati Cup awal 2016 lalu.
Kemampuan bungsu dari dua bersaudara ini di bidang olahraga rupanya menurun dalam gen keluarga. Kedua orangnya juga aktif dalam olahrag voli, sedangkan sang kakak aktif dalam futsal. "Meski aktif olahraga tapi Cuma saya yang hobi bulutangkis," selorohnya.
Demi meraih impiannya, gadis kelahiran 17 September 2003 ini rela menjalani latihan intensif. Setiap pagi dia berlatih sebelum berangkat sekolah, dan dilanjutkan kembali usai pulang sekolah. Namun Oka mengaku sama sekali tidak merasa lelah. "Sudah terbiasa, dari SD sudah latihan setiap hari," akunya.
Upaya tersebut dilakukan demi target yang Oka pasang sendiri, yaitu bisa lolos ke audisi beasiswa bulutangkis tingkat nasional. Tak tanggung-tanggung, targetnya adalah bermain di Kudus, kota yang dikenal sebgai lumbung pemain bulutangkis terhebat di Indonesia. "Pokoknya apapun yang terjadi harus bisa main di Kudus dan dapat beasiswa bulutangkis," tegasnya. (lin/hdi)
Sumber : Jawa Pos - Radar Jember, 19 Juli 2016
Ditulis kembali oleh : nbl

Tidak ada komentar:
Posting Komentar