Selasa, 07 Februari 2017

Tekuni Perfilman




MEEKUNI ilmu tentang pembuatan film diperlukan sebuah kreativitas, paham terhadap tenologi, dan juga harus memiliki daya analisa yang tinggi. Juga dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Sehingga, hasil yang dikaryakan tersebut bisa maksimal dan sesuai dengan harapan.

Hal itu yang dilakukan oleh Maharani Nimas Mustikasari, seorang mahasiswa Program Studi Televisi dan Flim Ilmu Budaya, Universitas Jember (Unej).

Aktif Kepelatihan Khusus Perfilman

Ketertarikan terhadap dunia perfilman dimulai sejak dia duduk dibangku SMA. Lantas ketika lulus dari SMA 1 Srengat pada waktu, Rani, sapaan akrabnya memilih menempuh jurusan berdasarkan dengan keinginannya. "Kalau suka sama perfilman dan traveling, ya sejak saya masih SMA," ujar perempuan kelahiran Blitar, 3 Agustus 1995.

Kecintaan pada film yang bagus serta dapat diapresiasi sehingga dapat berdampak pada penikmat  film. Dengan seperti itu dirinya bisa mengikuti festival film Indonesia.,

Untuk mengembangkan bakat yang disukainya tersebut, rani berupaya memaksimalkan waktu yang ada dengan mengikuti organisasi intra kampus seperti Himpunan Mahasiswa Film dan Televisi (HIMAFI). Bahkan, sering kali dia mengikuti berbagai pelatihan khusus tentang perfilman hanya untuk memantapkan program studi yang ditempuhnya.

"Pelatihan itu dapat menambah wawasan dan pengetahuan akademik sata tentang perfilman," kata putri pasangan Hermanto dan Eni Rahayu tersebut.

Dia berharap, suatu saat bisa sukses dengan apa yang digelutinya saat ini, yaitu dunia perfilman. Bahkan, untuk memancu semangat belajaran, dia menginspirasi kehidupannya dengan mengidolakan Raditya Dika. Karena baginya artis yang juga sebagai penulis tersebut memiliki banyak keahlian yang patut dibanggakan.

Ada kepuasan batin tatkala Rani bisa menghasilkan sebuah karya, seperti pernah membuat film sebagai tim artistik yang berjudul Reinventing, Lewat 17, dan pembuatan naskah film berjudul: Wage.

"Menurut saya cita-cita itu akan. menjadi beban apabila hanya menjadi angang-angan," kata dia. Oleh karena itu, dirinya berkomitmen untuk bersungguh-sungguh menggeluti program studi yang ditempuhnya di kampus.

Dia akan selalu belajar mengembangkan jurusan perfilman tersebut merupakan keniscayaan yang sampai saat ini dilakukan. Meskipun harus mengimbangi yang ada. "Tentunya mengatur jadwal dengan baik," pungkasnya. (suk/c1/hdi)


Sumber : Jawa Pos Radar Jember 12 Juni 2016
Ditulis Oleh : (IS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar