Kamis, 02 Februari 2017

Tertarik Jadi Guru


    SEJAK mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Dasar (SD), Nurani Aisyah sudah tertarik untuk menjadi guru. Ketertarikan itu terinspirasi dari ayahnya sendiri yang juga berprofesi guru.



Ubah Mindset Fisika Itu Mudah

    "Dari dulu cita-cita saya memang ingin menjadi guru," kata perempuan yang kini mengajar di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Antirogo itu. Menurut dia, mengajar adalah cara yang tepat untuk membagikan ilmu pengetahuan kepada anak-anak. Sehingga, apa yang sempat dipelajarinya, bisa memberikan manfaat bagi orang lain.

    Untuk itu, perempuan kelahiran 1 November 1991 tersebut melanjutkan kuliah di jurusan pendidikan fisika FKIP Unej. Setelah lulus, langsung mengajar di lembaga yang ada di Ponpen Nuris sampai sekarang.

    Dia mengaku tertarik dengan ilmu fisika karena merasa tertantang untuk mempelajarinya. Sebab, ilmu ini sangat luas, tidak hanya tentang alam dan kejadian yang dialami sehari-hari.

    Dengan fisika, kata dia, setiap misteri bisa menjadi fakta, setiap mitos bisa menjadi nyata. Sehingga, alumni SMP Nuris itu termotivasi untuk terus mendalami ilmu fisika ketika di kampus. "Dosen juga mendorong untuk terus mempelajari fisika," ucapnya.

    Setelah selesai kuliah, Rani langsung mengajar mata pelajaran IPA, Matematika dan Fisika. Banyak tantangan yang dihadapi, yakni membuat pelajar agar merasa nyaman dan senang dengan pelajaran eksak  tersebut. Sebab, banyak siswa yang menilai tiga pelajaran itu sebagai momok yang menakutkan.

    Ketika memulai pelajaran, Rani mengubah mindset siswa bahwa ilmu fisika itu mudah. Sebab, semua tergantung pikiran dan persepsi. Jika mereka menganggap mudah, maka akan mudah ketika mempelkjari.

    "Jika berpikir sulit, maka akan sulit," ucapnya.

    Untuk itu, Rani tak kenal lelah dengan profesi dan ditekuninya sejal tahun 2013 lalu. Dirinya sudah merasa mengajar merupakan panggilan jiwa yang harus dilakukan. "Guru itu motivator, sekaligus mengolah anak dari tidak bisa menjadi bisa," pungkasnya. (gus/c1/hdi)


Sumber : Jawa Pos - Radar Jember Jum'at, 3 Juni 2016
Ditulis ulang oleh : (nbl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar