SELURUH pekerjaan kantor harus diselesaikan di kantor, agar tidak mengganggu waktu berkualitas bersama keluarga di malam hari. Prinsip ini menjadi pegangan Widhi Hermawati dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai ibu dari dua putra yang masih berusia balita sekaligus karyawan bank, Widhi harus pandai-pandai mengatur waktu yang dia jalani sehari-harinya.
Pulang Tepat Waktu demi Buah Hati
Salah satunya dengan mempersiapkan berbagai keperluan suami dan anak-anaknya sebelum dia berangkat bekerjaBiasanya, perempuan asal Karanganyar ini akan menyelesaikan seluruh pekerjaan rumah tangga di pagi hari. Mulai dari mempersiapkan sarapan hingga pakaian anak dan suaminya. "Setelah semua rapi, baru saya berangkat sembari mengantar anak ke PAUD," tuturnya.
Walalupun harus bekerja hingga petang hari, sebisa mungkin dirinya berusaha tepat waktu demi menghabiskan malam dengan menemani anak sulungnya belajar. Selain itu juga bersantai dengan suami dan anak bungsunya yang baru berusia dua tahun. "Pokoknya sebisa mungkin tidak membawa urusan kantor ke rumah," tegasnya.
Sementara saat akhir pekan, Widhi akan menghabiskan waktu bersama keluarga dengan rekreasi. Entah itu ke pantai, ke tempat bermain anak, atau pergi ke rumah sang nenek di Banyuwangi. "Kalau memungkinkan setiap hari Minggu kita menghabiskan waktu bersama," kata Widhi.
Menurutnya, waktu di rumah adalah waktu berkualitas bersama keluarga. Karena itu Widhi harus bisa memilah setiap elemen yang dia jalani dalam aktivitas sehari-hari. "Antara pekerjaan dan keluarga, tidak bisa dicampuradukkan," imbuhnya.
Ini sengaja Widhi lakukan untuk mengganti waktunya di hari kerja, yang kerap kali habis di tempat kerja hingga petang hari. Begitu pula dengan penyelesaian permasalahan di tempat kerja. "Jangan sampai membawa masalah kerjaan ke rumah, dan janagn membawa masalh keluarga kdi tempat kerja," pungkasnya. (lin/c1/hdi)
Sumber : Jawa Pos - Radar Jember, 8 Jui 2016
Ditulis kembali oleh : nbl

Tidak ada komentar:
Posting Komentar