Jumat, 10 Februari 2017
Hobi Jalan-Jalan
ADA banyak potensi yang bisa dikembangkan oleh suatu daerah sehingga bernilai guna,khusus pengembangan pariwisata. Tetapi sangat disayangkan, karena pengembangan pariwisata yang dilakukan diberbagai daerah bisanya hanya lebih terfokus pada destinasi wisata alam saja.
Sementara potensi kuliner daerah yang sebenarnya tidak kalah luar biasanya masih diabaikan. Belum ada perhatian khusus terhadap pentingnya wisata kuliner.
Keprihatinan inilah yang disadari oleh Debby Carlynda Cahya Illahi, mahasiswa Jurusan Administrasi Negara, Fakultas Ilmu sosial dan Politik.
Potensi Wisata Kuliner Belum Tergarap maksimal
Universitas Jember (Unje) yang memiliki hobi traveling namun juga begitu menyukai makanan khas daerah.
Menurut dia, sudah banyak potensi destinasi wisata yang ada di berbagai daerah terkelola dengan baik. Sedangkan untuk wisata kulinernya tidak terkelola dengan maksimal. Padahal di Indonesia, ada banyak mayoritas daerah memiliki kuliner yang tidak sama dengan daerah lainnya.
Potensi kuliner daerah itu sangatlah luar biasa, tapi tak pernah dikembangkan apalagi disentuh, sehingga seolah-olah parawisata yang alam saja yang banyak dikenal. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk melejitkan potensi wisata kuliner tersebut. Salah satunya adalah gencar mempromosikan kuliner yang ada di daerah tersebut seperti halnya mempromosikan destinasi wisata alam," kata perempuan kelahiran Lumajang 1 Juli 1993 tersebut.
Sebenarnya wisata kuliner yang ada pada setiap daerah itu sangat luar biasa dan betul-betul memiliki potensi yang sangat besar. Seperti halnya Banyuwangi yang sukses meraih predikat terbaik tentang pariwisata yang berhasil dikembangkannya. Debby sapaan akrabnya menyakini, Bahwa jika daftar kuliner yang ada di setiap daerah, lantas diberikan pada wisatawan untuk dicoba satu per satu, dirinya menyakini tiga hari malam pun wisatawan tidak akan selesai mencicipi makanan yang ada pada setiap daerah tersebut.
Padahal jika para wisatawan mengetahui potensi wisata kuliner yang ada pada setiap daerah tersebut, mereka pasti akan mendatangi. Sebab, selain menarik, sarana dan biaya yang dikeluarkan untuk mencicipi kuliner yang ada juga tidak terlalu mahal.
Hanya saja mereka tidak tahu bagaimana keberadaan kuliner yang ada," tambah putri pasangan Achamd Hendra Hartanto dan Munfaridah ini.
Apabila suatu daerah itu gencar mempromosikan potensi wisata kuliner yang ada pada daerahnya. Maka dia meyakini wisata alam dan wisata kuliner akan sama-sama berkembang, juga masyarakat dakn mendapatkan manfaatnya.
Secara tidak langsung perekonomian warga akan terangkat," imbuh perempuan yang ngefans dengan Bob Sadino tersebut. (suk/c1/hdi)
Sumber : Jawa Pos Radar Jember 18 Juni 2016
Ditulis Kembali Oleh : (IS)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar