Sabtu, 04 Februari 2017

Mandiri Setelah Berbisnis


MENJADI mahasiswa mandiri. Apalagi mulai belajar berbisnis. Sejumlah kebutuhan kuliah pun bisa di atasi, tanpa harus minta bantuan orang tua. Begitu yang dilakukan Erilla Cahyani Pradana, pengusaha muda yang juga seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitar Jember.

Gadis berumur 20 tahun ini kenal binis setelah bergabung di Himpunan Penguasa Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan tinggi.


Memilih Berbisnis Lipstik

Dia mengenal bisnis cukup unik. Bahkan, saat mengawali berwirausaha, dia berdagang lipstik. "Saya belajar tanpa modal. Dagangan yang saya tawarkan, barang yang saya sukai," ujarnya.

Bagi Erila, bukan hal yang mustahil berdagang tanpa modal. Apalagi model bisnis yang dia pilih reseller. Sebuah bisnis prohgram onlineyang melakukan penjualan kembali suatu produk yang dilakukan oleh penjual setelah penjual tersebut membelinya. "Saya membelinya setelah ada yang memesan. Jadi aman dan pasti laku," tuturnya.

Dia sengaja memilih lipstik karena memang gemar mengeksplorasi gincu di bibir manisnya. Namanya hobi, dia pasti lebih mengenal barang yang di sukai tersebut. Sehingga lebih, mudah menjelaskan barang dagangannya yang ditawar konsumen. Saat pelanggannya tertarik, keuntungan pun bisa dia peroleh.

Mahasiswa yang berdomisili di Jalan Jawa 6 No 8A, ini merasa slalu dituntut  memiliki kejelian membaca peluang. Bulan puasa, pemakaian lipstik menurun. Berbeda dengan permintan kue lebaran. Pasti meningkat meski tidak harus dipaksa. "Melihat peluang itu, saya mencoba bisnis kuliner Seperti cokelat lebaran," akunya.

Menurutnya, berbisnis apa pun asal menguasai barang dan pasar, bakal bisa jadi pemenangnya. Apalagi menjalankannya dengan hati dan ketekunan. Menjawab tantangan pasar, baru butuh teman yang disebutnya harus berorganisasi. "Memilih berorganisasi karena mencari relasi," tuturnya.

Relasi bukan sekadarnya. Namun harus dibingkai dengan pendekatan emosianal. Selain, itu persamaan persepsi menggapai tujuan, butuh disepakati dalam sebuah wadah yang kembali disebutkan organisasi. "Saya menemukan relasi dengan sangat mudah saat mulai mengenal HIPMI," pungkasnya. (rul/har)



Sumber: Jawa Pos Radar Ijen, Kamis 09 Juni 2016

Ditulis Oleh: (Yn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar